PALEMBANG – Demi menekan laju penularan virus Covid-19, pemerintah saat ini gencar melakukan program vaksinasi Covid-19 di berbagai wilayah. Salah satunya Kota Palembang. Saat ini program vaksinasi COVID-19 di Palembang menyasar guru dan tenaga pendidikan.
Menjelang pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang rencananya akan diadakan awal tahun ajaran baru nanti, Pemerintah Kota Palembang mulai melakukan vaksinasi terhadap para guru. Hal ini tentu disambut antusias dan gembira.
Pasalnya, proses pembelajaran secara daring pasti memiliki kekurangan sehingga para guru berharap dengan adanya vaksinasi, kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dapat segera dibuka.
Sekolah Dasar Islam Khalifah Annizam Palembang menjadi sekolah pertama di Kecamatang Alang-Alang Lebar yang mendapat kesempatan untuk melakukan vaksinasi.
Hari Selasa (23/03/2021), sebanyak 62 orang yang terdiri dari guru dan karyawan SD Islam Khalifah Annizam melakukan program Vaksinasi Sinovac tahap pertama di Puskesmas Alang -alang lebar, Palembang.
“Alhamdulillah, hari ini dipermudah dan dilancarkan acara vaksinasi Sinovac untuk guru dan karyawan SDI Khalifah Annizam palembang dengan tahapan yang sesuai, baik dan lancar. Pelayanan dari pihak dinas kesehatan Puskesmas juga sangat baik. Hal ini merupakan salah satu bentuk perhatian, keyakinan, tanggung jawab dan dukungan sebagai lembaga pendidikan untuk saling menyehatkan di masa Covid -19 ini,” jelas Oktalia Anggiasasi Indrihapsari, selaku Ketua Yayasan SDI Khalifah Annizam.

Ketua Yayasan SD Islam Khalifah Annizam palembang, Oktalia, saat divaksin

Sejumlah guru yang hadir terlihat menunggu antrian dengan sabar dan tetap bersemangat. Mereka yakin, program vaksinasi merupakan salah satu bentuk ikhtiar dan dapat dijadikan solusi supaya dunia pendidikan dapat menjadi lebih baik lagi serta dapat berjalan normal seperti biasa.
Sebagian orang banyak yang meragukan bahkan enggan melakukan vaksin Covid-19. Penyebabnya beragam, salah satunya adalah rasa cemas akan efek samping vaksin. Tetapi lain halnya dengan salah seorang guru di SD Islam Khalifah Annizam Palembang ini. Ia memiliki suatu pemikiran yang unik. Baginya, vaksin merupakan bentuk cinta.
“Buat semua orang, ini adalah Vaksin Sinovac. Tapi buat saya ini adalah vaksin cinta. Cinta pada keluarga, cinta pada anak didik, cinta pada kerabat, cinta pada handai taulan, cinta pada orang orang terdekat dan terutama cinta pada diri sendiri,” kata Wibisono, salah seorang guru SDI Khalifah Annizam Palembang.

Wibisono, Guru SD Islam Khalifah Annizam

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Maya Puspita Sari, Kepala Sekolah SD Islam Khalifah Annizam Palembang. Ia mengaku rindu dengan momen sehari-hari bersama murid di sekolah.
“Kami rindu sekali dengan anak-anak murid dan ingin mengajar mereka kembali di sekolah. Biasanya lihat mereka belajar, main, bercanda di sekolah tapi harus berpisah karena pandemi. Selain itu, proses pembelajaran dapat berjalan maksimal jika ada interaksi langsung antara guru dan murid. Semoga pandemi lekas berlalu,” ujar wanita yang akrab disapa Maya ini.

Maya Puspita Sari, Kepsek SD Islam Khalifah Annizam Palembang

Tak dipungkiri, bukan hanya murid-murid saja yang rindu belajar normal di sekolah. Guru-guru pun sudah tidak sabar ingin kembali memulai Pembelajaran Tatap Muka. Semoga dengan adanya program vaksinasi serentak bagi tenaga pendidik, kegiatan belajar mengajar di sekolah dapat berjalan normal kembali.
.
sumber : beritaind.com