Menabung pangkal kaya?
.
Sedikit demi sedikit, lama-lama jadi bukit?
Ternyata dua statement ini TIDAK BENAR alias keliru!
Menabung, sedikit demi sedikit, lama-lama jadi bosan. Bosan? Iya, bosan. Kenapa? Karena hasilnya nggak seberapa. ☺
.
Berbisnis pangkal kaya, itulah yang benar. Bukan menabung. Bisakah kaya dengan tabungan? Bisa, kalau Anda pemilik bank-nya. ☺
.
Lantas, apa yang dilakukan oleh pengusaha pada uangnya? Dia putar kembali pada bisnisnya. Re-investasi. Bukan menabung. Catat ini baik-baik.
Punya-kah tabungan? Tentu punya, tapi sekedarnya aja. Setelah cukup untuk konsumsi, pengusaha meng-invest uangnya pada bisnis. Paham ya?
Anehnya, jarang pengusaha yang disiplin re-investasi pada bisnisnya. Padahal re-investasi adalah treatment yang sangat mendasar agar bisnis berkembang dan bertahan lebih lama.
.
Semua pengusaha tahu, membangun bisnis bukan pekerjaan satu hari dua hari. Sebuah pepatah berbunyi, “Roma tidak dibangun dalam semalam.” Begitu juga Rhoma Irama dan biskuit Roma. Lama prosesnya.
.
Roma dibangun pada 753 SM.
Rhoma Irama eksis sejak 1958.
Biskuit Roma eksis sejak 1978.
.
Lama prosesnya.
.
Sekali lagi, treatment yang sangat mendasar agar bisnis bisa bertahan lebih lama adalah re-investasi. Putar uang kita pada bisnis. Insya Allah jadi MKF alias Mapan Kaya Finansial. Siaaaap?